Senin, 15 Oktober 2012

JENIS BEBEK



JENIS BEBEK

1. Itik Alabio




Itik Alabio merupakan itik lokal unggul dwi fungsi yaitu mempunyai kapasitas produksi telur yang tinggi dan potensial sebagai penghasil daging. Itik ini telah lama diusahakan di Kalimantan Selatan, terutama di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), dan Hulu Sungai Utara (HSU).
Ciri-ciri Itik Alabio diantaranya:
• Warna bulu coklat dengan bintik-bintik putih di seluruh badan
• Terdapat garis putih di sekitar mata
• Warna bulu pada itik jantan cenderung gelap dan terdapat beberapa helai bulu suri berwarna hijau kebiruan mengkilap pada sayap
• Warna paruh dan kaki kuning terang
• Bobot badan betina umur 6 bulan 1,60 kg dan jantan 1,75 kg
• Produksi telur rata-rata 220-250 butir/ekor/tahun
• Itik Alabio jantan yang dipelihara sebagai penghasil daging memiliki bobot badan yang lebih tinggi dibandingkan Itik Bali dan Tegal

2. Itik Magelang


Itik Magelang atau sering juga disebut Itik Kalung atau Plontang berasal dari daerah Sempu, Ngadirejo, Kec. Secang, Magelang, Jawa Tengah. Penyebarannya meliputi Magelang, Ambarawa, dan Temanggung. Itik ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
• Pada itik jantan terdapat bulu putih yang melingkar sempurna di sekitar leher setebal 1-2 cm berbentuk seperti kalung
• Warna bulu dada, punggung dan paha didominasi warna coklat tua dan muda
• Ujung sayap putih (plontang)
• Kaki hitam kecoklatan
• Warna paruh hitam
• Produksi telur 131 butir/ekor/tahun

 3. Itik Mojosari


Itik Mojosari adalah salah satu itik petelur unggul lokal yang berasal dari Kecamatan Mojokerto, Jawa Timur. Itik Mojosari tersebar di wilayah Indonesia dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha komersial, baik pada lingkungan tradisional maupun intensif. Itik Mojosari terdiri dari dua jenis yaitu Mojosari Coklat dan Mojasari Putih. Itik ini berproduksi lebih tinggi dibandingkan Itik Tegal, telurnya cukup besar, rasanya enak, dan digemari konsumen.
Ciri-ciri Itik Mojosari antara lain:
• Warna bulu kemerahan dengan variasi coklat kehitaman
• Pada itik jantan 1-2 bulu ekor melengkung ke atas
• Warna paruh dan kaki hitam
• Berat badan dewasa rata-rata
1,7 kg
• Produksi telur rata-rata 230-
250 butir/tahun

4. Itik Mojosari-Alabio (MA)

Itik ini merupakan hasil persilangan dua bangsa itik petelur unggulan yaitu antara Itik Mojosari dan Itik Alabio. Keunggulan dari Itik MA antara lain pertumbuhan badan lebih cepat, umur pertama bertelur lebih pendek, produktivitas telur tinggi, dan konsistensi produksi lebih cepat. Produktivitas telur Itik MA pada umur 8 bulan mencapai 80% dengan bobot telur 69,7 gram, dan rataan produksi 253 butir/tahun. Selain itu, itik ini memiliki kemampuan adaptasi terhadap lingkungan baru yang cukup bagus.

5. Itik Cihateup
 
 Itik Cihateup merupakan komoditas ternak unggas lokal di Provinsi Jawa Barat. Itik ini berkembang di daerah Tasikmalaya dan sangat potensial sebagai penghasil telur. Peran Itik Cihateup dalam menunjang perekonomian petani cukup besar. Produktivitas itik ini sangat tinggi yaitu rataan produksi telur dapat mencapai 290 butir perekor per tahun, tingkat kematian dewasa sekitar 2-5%, dan memiliki adaptasi yang cukup tinggi terhadap kondisi lingkungan agraris.

6. Itik Tegal
 
Itik Tegal merupakan itik yang berasal dari daerah Brebes atau Tegal, Jawa Tengah. Penyebarannya meliputi daerah Pantura, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Ciri-ciri Itik Tegal adalah:
• Warna bulu kecoklatan pada seluruh bagian tubuh dengan totol kecoklatan yang agak jelas pada dada, punggung, dan sayap bagian luar
• Paruh dan kaki berwarna hitam
• Kepala kecil dan warna mata merah
• Memiliki paruh yang panjang dan melebar pada ujungnya
• Leher langsing, panjang, dan bulat
• Sayap menempel erat pada badan dan ujung bulu-bulunya saling menutupi di atas ekor
• Bentuk badan hampir tegak lurus, langsing seperti botol, dan langkah tegap
• Produksi telur 43% per hari

7. Itik Bali

 
Itik ini berkembang di daerah Bali dan Lombok dan merupakan itik lokal petelur unggul. Itik Bali memiliki warna bulu yang cenderung lebih terang. Paruh dan kakinya berwarna abu-abu kehitaman, umumnya memiliki jambul, dan bentuk leher kecil memanjang.

8.itik Peking


 


Itik peking atau bebek peking merupakan salah satu jenis itik pedaging yang paling banyak di budidayakan di dunia terutama di daerah asalnya China. Bebek panggang peking ini sangat populer sebagai hidangan berkelas sejak zaman Dinasti Ming. Hingga sekarang, produksinya menempati urutan teratas di antara jenis itik penghasil daging lainnya. Penyumbang terbesarnya tak lain adalah dari negri China yang memasok sekitar 73% kebutuhan daging itik di dunia.

Itik peking masuk ke Inggris pada tahun 1872. Di Inggris, itik peking mampu menggeser kedudukan itik Aylesbury dan itik Rouen yang lebih dulu populer. Itik dengan warna bulu yang khas (berwarana putih), juga dibawa ke Amerika Serikat  pada tahun 1873 di Long Island, New York. Lama kelamaan itik inipun dikenal dengan sebutan itik Long Island.
Di Amerika, itik ini dikawin-silangkan dengan itik aylesbury untuk menghasilkan itik pedaging yang lebih unggul. Hasil perkawinan silang ini dikenal dengan nama itik Peking Amerika. Daging itik peking yang identik dengan kuliner China sangat diminati pasar Amerika. Hal ini terbukti, di mana sekitar 95% konsumsi daging itik di Amerika berasal dari itik peking. Keragaan itik peking ; Asal : China, Jenis : Itik pedaging, Bobot : 3.6 – 4.1 kg/ekor, Produksi : 110-130 butir/tahun.

Kriteria pemilihan bibit itik sebagai penghasil telur diantaranya, yaitu:
• Memiliki tubuh yang ramping (tidak gemuk)
• Leher kecil, panjang, dan bulat seperti rotan
• Kepala kecil dan mata bersinar
• Sayap menutup badan secara rapat
• Ujung sayap tersusun rapi di pangkal ekor, bulu halus, rapi, dantidak kusut
• Kaki kokoh

Persyaratan dalam memilih itik jantan umur 1-7 hari sebagai itik pedagang antara lain:
• Bobot minimal 40 gram
• Tubuh tegap, mata jernih, kaki kokoh, tidak cacat, dan tidak buta
• Bulu bersih dan kering
• Nafsu makan besar
• Bebas dari penyakit unggas

1 komentar:

  1. mas saya punya modal terus kalau kerja sama dengan peternaknya bisa gak ya?

    BalasHapus